MX Player atau VLC, Pilih Mana Video Player Android Yang Kalian Suka

Admin | , , , ,

Gambar Hanya Pemanis

Adakah dari kalian sewaktu nonton anime di android, videonya terasa berat, atau bahkan subtitlenya jd gak ada? mungkin kalian cuma pakai video player bawaan dari HP android kalian yang gx support dengan subtitlenya. Solusinya, nih ada beberapa Aplikasi Android rekomendasi mimin bwt nonton Anime kesukaan kalian, yaitu MX Player dan VLC for Android.
Kenapa memilih dua aplikasi ini? karena dua aplikasi ini support dengan fitur yang benar-benar dibutuhkan untuk nonton anime, yaitu bisa membaca teks subtitle ass/ssa, srt, sub, dll..
Tapi dari kedua aplikasi tersebut, memiliki kelebihan dan kekurangna masing-masing, berikut infonya.

MX Player
Kelebihan
1. Memiliki Fitur Control dan Navigation yang lebih lengkap.
2. Memiliki Codec yang lebih baik dan support disegala jenis CPU android.
3. Support HW Decoder dan HW+ Decoder.
4. Fitur Subtitlenya lebih lengkap.
5. Support dengan efek-efek subtitle ass/ssa.
Kekurangan
1. Selalu melakukan Caching Font kalau di subtitlenya ada font yang belum pernah terbaca.
2. Tidak support Ordered Chapter.
3. Gangguan iklan ketika terkoneksi internet.

VLC for Andorid
Kelebihan
1. Support Ordered Chapter.
2. Bisa Casting menggunakan wireless.
3. Aplikasinya lebih ringan.
4. Bebas dari iklan.
Kekurangan
1. Kurang Support dengan beberapa jenis CPU dan GPU android.
2. Karena kurang supportnya pada suatu CPU dan GPU, efek subtitlenya terkadang rusak.

Itulah beberapa kekurangan dan kelebihan kedua aplikasi tersebut, kalau dari tulisan mimin ini ada yang salah, tolong kasih refisinya ya, jangan dibully (─‿‿─)

Bagi kalian yang mau download aplikasinya, nih linknya.
MX Player
VLC for Android

Oh iya, untuk yang mau pakai MX Player, jangan lupa juga install Custom Codecnya ya. Silahkan kesini untuk mengunduh Codecnya. Pilih codec yang sesuai dengan CPU kalian, gimana caranya biar tahu codec yang sesuai? silahkan ikuti caranya berikut.

Pertama, buka dulu MX Player, kemudian klik pada titik tiga seperti pada gambar.


Kemudian pilih "Settings".


Terus Pilih "Decoder". 


Terus scroll sampe kebawah, dan disana ada tulisan "Custom Codec". Dibawahnya ada tulisan "Use x86 type custom codec", itu berarti CPU android mimin yg x86, dan mimin harus download Custom Codecnya yg x86. Untuk kalian, sesuaikan dengan jenisnya ya, kalau sudah tahu, silahkan didownload Custom Codecnya.


Dan yang mau pakai VLC for Android, silahkan ikuti settingannya kaya begini:

Pada "Hardware Accelaration", pilih "Disabled". Tapi kalau sewaktu videonya dimainkan, terus yang ada cuma hitam gelap, dan subtitlenya saja yang kelihatan, silahkan pakai yang "Full accelaration".


Terus, scroll kebawah dan pilih menu "Advanced" untuk membuka settingan lanjutan.


Untuk "OpenGL ES2 Usage"nya pilih "Force On".


Dan untuk "Force video chroma"nya, silahkan dipilih "RGB 32-bit", tapi kalau videonya serasa berat, silahkan pilih yang "RGB 16-bit" atau yang "YUV".


Terakhir, pada "Deblocking filter settings", pilih saja "Automatic".


Ada satu lagi yang kelupaan nih, meskipun VLC for Android support Ordered Chapter, tapi tetap ada kekurangannya disitu. Sewaktu berpindah chapter yang berbeda video, videonya bakal terpotong sekitar 0.5 detik (bagi yang "Hardware Accelaration"nya "disabled") dan 1 detik (bagi yang "Hardware Accelaration"nya "Decoding accelaration" atau "Full accelaration"), dan parahnya lagi, "Subtitle track"nya selalu ter-Disable, jadi terpaksa harus aktifin sendiri. Jadi, sewaktu dari prolog ke opening, subtitle di openingnya mati, terpaksa aktifin sndiri, terus pas dari opening masuk ke bagian A, harus aktifin lagi subtitlenya, rada ngerepotin yak. (︶▽︶)

Sekian info tentang MX Player dan VLC for Android, silahkan kalian install sesuai dengan selera masing-masing.
(^◡^)

Artikel terkait

0 Comments for "MX Player atau VLC, Pilih Mana Video Player Android Yang Kalian Suka"